In House Training Penanganan Adiksi dan Individual Treatment Plan

Masalah penyalahgunaan NAPZA sudah mencapai kedaruratan, karena diperlukan upaya untuk mengatasi situasi yang sangat kritis melalui rehabilitasi sosial.
Kementrian Kesehatan RI telah menetapkan beberapa fasilitas layanan kesehatan sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk menerima pasien dengan gangguan penyalahgunaan NAPZA.
Salah satu upaya pencegahan masalah penyalahgunaan NAPZA adalah melalui skrining / deteksi dini dengan menggunakan instrumen tertentu.
Hari ini (26/11) RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah melaksanakan In House Training Penanganan Adiksi dan Individual Treatment Plan.
Acara dibuka dr. Alek Jusran, M.Kes Direktur RSJD Dr. Amino Gondohutomo dilanjut penyampaian materi oleh Narasumber Indra Dwi Purnomo,M.Psi, Psikolog. Sasaran dari In House Training adalah Psikiater, Dokter Umum, Perawat dan Psikolog pemberi asuhan Napza/ IPWL. Tujuan In Hous Training adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi petugas pemberi asuhan NAPZA / IPWL di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah dalam hal penanganan adiksi dan individual treatmen Plan.
.
.